Selasa, 11 September 2012

PRIA terkadang memiliki rasa penasaran dengan apa yang dipikirkan wanita ketika sedang mencapai orgasme. Menurut penelitian, kesenangan dan suasana romantis-lah yang menjadi pemicu wanita mencapai orgasme selama ini. Peneliti dari Rutgers University telah menemukan bahwa sistem syaraf gairah seksual wanita sedemikian rupa tidak akan merasa sakit apabila ia mencapai kenikmatan dalam orgasmenya. Orgasme mempengaruhi hingga 30 persen bagian dari otak yang termasuk atas emosi, sentuhan, kegembiraan, kepuasan dan memori. Para peneliti bertanya kepada delapan wanita untuk merangsang diri mereka sendiri sambil berbaring di bawah selimut yang mengandung Magnetic Resonance Imaging (MRI) scanner. Kebanyakan wanita kurang dari lima menit untuk mencapai orgasme meskipun sebagian di antaranya mencapai orgasme selama 20 menit. Selama waktu itu, MRI mengambil gambar dari otak mereka setiap dua detik untuk menunjukkan bagian mana yang menjadi aktif selama orgasme. Para ilmuwan menemukan bahwa dua menit sebelum orgasme, pusat otak menjadi aktif, area ini yang biasanya aktif ketika wanita mendapatkan sisi romantisme. Segera sebelum mereka mencapai puncak orgasme, daerah lain pada otak menjadi terpengaruh seperti korteks indra, yang menerima ‘sentuhan’ pesan dari bagian tubuh dan talamus yang me-relay sinyal ke bagian lain dari tubuh. Setelah orgasme bagian lain dari otak diaktifkan seperti tanggungjawab untuk emosi. Bagian akhir dari otak yang diaktifkan adalah hipotalamus, ‘kontrol’ bagian dari otak yang mengatur suhu, kelaparan, haus dan kelelahan. Pada saat yang sama daerah lain bertanggung jawab untuk kesenangan yang diaktifkan, disebut dengan inti accumbens serta caudatus, yang bertanggung jawab untuk memori. "Pada wanita, orgasme menghasilkan respons yang sangat luas di otak dan tubuh," kutipan Barry Komisaruk dari Universitas Rutgers, seperti yang dilansir dari Daily Mail. "Beberapa wanita mengangkat tangan mereka beberapa kali setiap sesi bercinta. Jadi ini bukti bahwa wanita cenderung untuk memiliki orgasme lebih lama dan dapat mengalami beberapa dalam pergantian yang cepat," kata Komisaruk. Rata-rata seorang wanita dapat mencapai orgasme 10 hingga 15 detik, sementara seorang pria hanya enam detik untuk mencapai orgasme tersebut. (Okz/Ndw)

Banyak dipercaya bahwa bercinta dengan pasangan secara teratur bisa mempengaruhi vitalitas seseorang.

Dr David Weeks dari Royal Edinburgh Hospital percaya bahwa cara paling efektif untuk berpenampilan tetap muda adalah mempertahankan kehidupan seks yang aktif.

"Seks adalah olahraga aerobik yang paling menyenangkan, karena seks dapat meningkatkan denyut jantung dan memompa oksigen sekitar tubuh yang dapat meningkatkan sistem kekebalan," ujarnya.

Berikut ini terdapat lima keuntungan seks untuk kesehatan, yaitu:

Menjadikan Anda awet muda

Menurut penelitian Dr Weeks, orang yang melakukan hubungan seksual tiga kali seminggu terlihat empat sampai tujuh tahun lebih muda. Hal ini karena seks merupakan bentuk olahraga aerobik yang memberikan peremajaan kulit. Hubungan seks dilakukan dengan penuh semangat, berarti akan banyak oksigen yang terpompa di sekitar tubuh yang dibawa darah dan nutrisi pada permukaan kulit Anda.

Membuat Anda menjadi fit

Meskipun seks bukan cara paling efektif untuk menurunkan berat badan, Anda dapat membakar antara 100 dan 250 kalori per jam dan juga olahraga otot-otot secara menyeluruh.

Meningkatkan mood

Ketika seorang wanita mencapai orgasme, mereka mengeluarkan suatu hormon seks yang disebut oxytocin yang diproduksi oleh bagian dasar otak yang dapat membangkitkan perasaan emosional, seperti kehangatan dan saling asuh yang membantu meningkatkan pertalian di antara dua orang.

Membantu mencegah penyakit jantung

Seks memiliki keuntungan khusus bagi pria, terutama jika mereka berumur 40 tahun lebih. Seks dapat membantu meningkatkan testoteron yang dapat melindungi jantungnya.

Membantu sirkulasi

Seks adalah olahraga aerobik yang dapat meningkatkan sirkulasi darah karena akan membiarkan oksigen dan nutrisi mengalir dalam aliran darah lebih mudah. (berbagai sumber). (Okz/git)

Pemicu Orgasme Wanita Adalah .

PRIA terkadang memiliki rasa penasaran dengan apa yang dipikirkan wanita ketika sedang mencapai orgasme. Menurut penelitian, kesenangan dan suasana romantis-lah yang menjadi pemicu wanita mencapai orgasme selama ini.

Peneliti dari Rutgers University telah menemukan bahwa sistem syaraf gairah seksual wanita sedemikian rupa tidak akan merasa sakit apabila ia mencapai kenikmatan dalam orgasmenya. Orgasme mempengaruhi hingga 30 persen bagian dari otak yang termasuk atas emosi, sentuhan, kegembiraan, kepuasan dan memori.

Para peneliti bertanya kepada delapan wanita untuk merangsang diri mereka sendiri sambil berbaring di bawah selimut yang mengandung Magnetic Resonance Imaging (MRI) scanner. Kebanyakan wanita kurang dari lima menit untuk mencapai orgasme meskipun sebagian di antaranya mencapai orgasme selama 20 menit.

Selama waktu itu, MRI mengambil gambar dari otak mereka setiap dua detik untuk menunjukkan bagian mana yang menjadi aktif selama orgasme. Para ilmuwan menemukan bahwa dua menit sebelum orgasme, pusat otak menjadi aktif, area ini yang biasanya aktif ketika wanita mendapatkan sisi romantisme.

Segera sebelum mereka mencapai puncak orgasme, daerah lain pada otak menjadi terpengaruh seperti korteks indra, yang menerima ‘sentuhan’ pesan dari bagian tubuh dan talamus yang me-relay sinyal ke bagian lain dari tubuh. Setelah orgasme bagian lain dari otak diaktifkan seperti tanggungjawab untuk emosi.

Bagian akhir dari otak yang diaktifkan adalah hipotalamus, ‘kontrol’ bagian dari otak yang mengatur suhu, kelaparan, haus dan kelelahan. Pada saat yang sama daerah lain bertanggung jawab untuk kesenangan yang diaktifkan, disebut dengan inti accumbens serta caudatus, yang bertanggung jawab untuk memori.

"Pada wanita, orgasme menghasilkan respons yang sangat luas di otak dan tubuh," kutipan Barry Komisaruk dari Universitas Rutgers, seperti yang dilansir dari Daily Mail.

"Beberapa wanita mengangkat tangan mereka beberapa kali setiap sesi bercinta. Jadi ini bukti bahwa wanita cenderung untuk memiliki orgasme lebih lama dan dapat mengalami beberapa dalam pergantian yang cepat," kata Komisaruk.

Rata-rata seorang wanita dapat mencapai orgasme 10 hingga 15 detik, sementara seorang pria hanya enam detik untuk mencapai orgasme tersebut. (Okz/Ndw)

Desa Wisata Banjarasri Masuk 15 Besar Nasional

KALIBAWANG (KRjogja.com) - Desa Wisata Banjarasri Kecamatan Kalibawang masuk 15 besar nasional dalam lomba desa wisata tingkat nasional. Direncanakan Senin (3/9) mendatang desa tersebut akan ditinjau tim dari Kementerian Pariwisata.

Dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kulonprogo Eko Wisnu Wardana SE, potensi yang terdapat di desa wisata Banjarasri banyak. "Nanti yuri akan mengunjungi potensi-potensi yang terdapat di Desa Banjarasri tesebut, diantaranya tenun ATBM, makam, dolan ndeso (gejog, belajar tani, egrang), river tubing, serta home stay," kata Eko Wisnu Wardana, Jumat (31/8). 

Pihak Pemerintah Daerah (Pemkab) berharap potensi yang ada bisa terus dikembangkan dan dijaga. Sehingga dikemudian hari benar-benar bisa terjual dan menjadi potensi wisata andalan Kabupaten Kulonprogo. (Wid)

Pawonsari, Segitiga Baru Objek Wisata Alam

YOGYA (KRjogja.com) - Tiga kabupaten di tiga provinsi di DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur yaitu Pacitan, Wonogiri dan Wonosari membentuk sinergi promosi dunia pariwisata yang dikenal dengan Pawonsari. Pawonsari yang memiliki kesamaan geografis dan letaknya bedekatan satu sama lain diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan dan lama tinggalnya.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Tazbir Abdullah mengatakan Pawonsari ini merupakan sinergi 3 provinsi di Jawa yang memiliki kesamaan potensi wisata, yakni pantai dan goa karst. Sinergi ketiga kabupaten ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk bisa menikmati wisata alam dan petualangan dengan nuansa yang berbeda.

"Pawonsari akan berkembang terlebih dengan adanya jalur lintas selatan (JLS) yang masih dalam proses pembangunan. Dunia pariwisata di Pulau Jawa bisa merata dan tidak hanya didominasi wilayah tengah dan utara," ujarnya di Yogyakarta, Senin (10/9).

Tazbir mengungkapkan terlebih nanti di DIY akan memiliki bandara internasional dengan daya tampung yang sangat besar  sehingga DIY dapat menjadi pintu gerbang pariwisata benar-benar bisa terwujud yang juga bermanfaat daerah lainnya seperti Pacitan dan Wonogiri.

Bupati Pacitan Indartarto mengatakan berbagai kegiatan promosi terus dilakukan, baik di skala lokal, nasional dan internasional. Kabupaten paling selatan Jawa Timur ini memiliki banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan dan menarik wisatawan.

"Kita berdekatan dengan Wonogiri dan Yogyakarta, terlebih dari Yogyakarta kita mendapat limpahan wisatawan karena jarak tempuh hanya 3,5 jam sehingga membantu kunjungan wisatawan di kota tempat kelahiran Presiden SBY ini," ujarnya.

Indartarto pihaknya optimis jumlah wisatawan akan terus meningkat. Tahun 2012 ini saja, hingga bulan Agustus 2012 jumlah wisatawan sudah memenuhi dari yang ditargetkan yakni 576.000 kini sudah mencapai 590.000 orang.

"Dari jumlah wisatawan tersebut, 70 persen merupakan wisatawan domestik yang berasal dari Yogyakarta dan Solo.  Jadi kedua kota ini menjadi pintu gerbang wisatawan atau merupakan segitiga emas dengan potensi wisata karst dan pantai  yang bisa digali bersama," tambahnya.

Memiliki potensi wisata yang beragam, belum cukup bagi Kabupaten Pacitan, Jawa Timur untuk menjadi salah satu daerah tujuan wisata utama baik di Jatim maupun Indonesia. Masih dibutuhkan kerja keras dari semua pihak untuk terus mempromosikan, demikian juga dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas akomodasinya.

Menurutnya, potensi yang dimiliki Pacitan saat ini menjadi andalan sebagai daerah wisata antara lain alam yakni wisata goa yang kemudian daerah ini menjuluki sebagai Kota Seribu Goa, pantai, pemandian air hangat, monumen Jenderal Sudirman dan wisata spiritual. (Fir)

Menopang Pesona Indah Ratu Boko

SEBAGAI sebuah destinasi archaeotourism yang terkenal, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan surga untuk menjelajahi candi-candi kuno dan menemukan reruntuhan dari 'peradaban yang hilang serta misterius'. Candi dapat dikatakan adalah bukti yang tidak bernyawa namun dapat mengeluarkan kisahnya lewat setiap goresan yang ada di setiap relik-reliknya. Banyak orang tertarik dengan wisata candi karena nilai historis, arsitektur dan daya magisnya. Berlibur sambil menikmati wisata candi tentunya akan membuat momen liburan lebih berkesan.

Salah satu candi atau situs bersejarah yang kini menjadi perhatian warga DIY, Jawa Tengah dan wilayah lainnya adalah Ratu Boko. Ratu Boko kemungkinan dibangun sekitar abad 9 Masehi oleh Dinasti Syailendra, yang kelak mengambil alih Mataram Hindu. Sebagai sebuah monumen peninggalan zaman dahulu, Ratu Boko masih menyimpan misteri. Atribut-atribut yang terdapat di sini memang mengacu pada sebuah wilayah perkampungan. Tapi tetap saja para ahli masih sulit mengindentifikasikan, apakah ia merupakan taman kerajaan, istana, benteng, atau candi.

Candi Ratu Boko memang tidak seterkenal beberapa candi besar lainnya, seperti Candi Prambanan, Candi Borobudur dan Candi Panataran. Meski demikian, candi yang terletak 3 Km dari Candi Prambanan ini tetap menyimpan beberapa sisi eksotis yang menarik untuk diperhatikan.

Komolekkan sang ratu boko yang tak kalah dengan kecantikan roro jonggrang, membuat bibir wisatawan tak henti-hentinya berdecak kagum. Kala berada didekatnya, kesejukkan serta keindahan yang terasa seolah membuat para pengunjung enggan untuk meninggalkannya. Namun dibalik itu semua, ia memiliki sifat angkuh yang tak bisa lepas dari jiwanya, ia berdiri tegak ditempat tinggi lebih tinggi dari roro jonggrang dan tetap mempertahankan molek serta keindahan tubuhnya yang tak lekang oleh waktu meski usianya tak lagi muda demi mempertahankan gelar sebagai sang ratu (boko).

Kompleks Ratu Boko mempunyai potensi ilmiah yang menarik dan dalam kondisi yang terbebaskan dari balutan mithologis sampai tercapai titik 'pencerahan' sehingga situs yang cukup kuno ini dapat jauh lebih terbuka untuk menguak sejarah politik yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya pada abad III-VIII atau bahkan lebih awal lagi.

Mengenal Ratu Boko Lebih Dekat

Menurut sejarah bangunan ini pertama kali ditemukan kembali oleh seorang arkeolog belanda yang bernama Van Boeckholzt pada tahun 1790. Baru seratus tahun kemudian dilakukan penelitian yang dipimpin oleh FDK Bosch, yang dilaporkan dalam Keraton Van Ratoe Boko. Dari situs ini juga ditemukan sebuah prasasti yang berangka tahun 792 M yang menuliskan bahwa ada seorang tokoh yang bernama Tejahpurnapane Panamkarana atau Rakai Panangkaran dan juga menyebut kawasan wihara di atas bukit yang dinamakan Abhyagiri wihara yang berarti wihara di atas bukit yang bebas dari bahaya. Rakai Panangkaran merupakan seorang agama budha yang dibuktikan dengan penemuan Arca Dyani Buddha, namun juga ditemukan pula unsur-unsur agama Hindu seperti lingga yoni, ganesha dan sebagainya. Dikompleks ini terdapat kawasan bekas gapura, paseban, kolam, keputren serta dua ceruk gua yang kemungkinan digunakan sebagai tepat semedi.

Ratu Boko memiliki 3 buah teras atau tingkat, yang masing-masing dipisahkan dengan dinding batu dan benteng. Untuk mencapai teras pertama, kita harus melewati sebuah gerbang besar yang dibangun dalam 2 tahap. Di sebelah barat teras ini terdapat sebuah benteng atau Candi Batu Kapur (Temple of Limestone). Dinamakan Candi Batu Kapur karena ia memang terbuat dari batu kapur. Jaraknya kira-kira 45 meter (m) dari gerbang pertama.

Teras kedua dan pertama dipisahkan oleh tembok andelit. Teras kedua ini dapat kita capai setelah melewati gerbang di paduraksa yang terdiri dari 3 pintu. Pintu yang lebih besar (Gerbang Utama) ada di tengah-tengah, diapit oleh dua buah gerbang yang lebih kecil.

Teras kedua dan ketiga di pisahkan oleh benteng batu kapur dan tembok andelit. Untuk masuk ke dalam teras ketiga, kita harus melewati 5 gerbang, dimana gerbang yang paling tengah lebih besar ukurannya bila dibandingkan dengan 4 gerbang lain yang mengapitnya.

Di teras ketiga (teras paling besar) lah terpusat sisa-sisa peninggalan. Di sini kita bisa menemukan antara lain Pendopo (Ruang Pertemuan). Pondasi pendopo ini berukuran panjang 20 m, lebar 20 m, dan tinggi 1,25 m, terletak di sebelah utara dari teras ini.

Sedangkan di sebelah selatan, kita akan menemukan pondasi Pringgitan, berukuran panjang 20 m, lebar 6 m, dan tinggi 1,25 m. Keduanya, pendopo dan pringgitan, dikelingi oleh sebuah pagar dengan panjang 40 m, lebar 36 m, dan tinggi 3 m. Pagar ini dilengkapi dengan 3 gerbang beratap di sebelah utara, selatan, dan di sebelah barat. Tiga buah tangga dibuat untuk mendaki sampai ke pondasi tersebut.

Di sebelah timur pendopo, terdapat Komplek Kolam Pemandian yang dikelilingi oleh pagar empat persegi panjang. Komplek ini terdiri dari 3 kelompok. Kelompok pertama, terdiri dari 3 buah kolam berbentuk persegi empat. Dua di antaranya memanjang dari utara sampai selatan, dan keduanya dipisahkan oleh sebuah gerbang. Sedangkan kelompok kedua terdiri dari 8 kolam bundar yang dibagi dalam 3 baris. Di teras ini, kita juga bisa melihat sisa-sisa bangunan yang disebut Paseban (Ruang Resepsi) yang membujur dari utara ke selatan. Reruntuhan gerbang, pagar dan landaian juga terdapat di sini.

Selain itu, juga terdapat Keputren (Istana atau Tempat Tinggal Putri), dimana di dalamnya terdapat sebuah kolam persegi panjang berukuran 31 x 8 m2 yang dikelilingi oleh pagar. Pagar ini mempunyai 2 gerbang, masng-masing terletak di sebelah baratdaya dan timurlaut. Sekitar 60 m dari gerbang ini, kita bisa melihat reruntuhan batu-batuan, tapi kondisi lantainya masih baik. Dasarnya berbentuk bujur sangkar berukuran 20 x 20 m.

Selain tempat-tempat tersebut, masih banyak reruntuhan yang bisa kita temukan di Ratu Boko, misalnya saja reruntuhan Gua Laki-Laki (Male Cave) berukuran panjang 3,5 m, lebar 3 m, dan tinggi 1,5 m, serta sebuah gua yang berukuran lebih kecil lagi, Gua Perempuan (Female Cave).

Ratu Boko telah menghasilkan banyak sekali artefak, termasuk arca-arca, baik arca Hindu (Durga, Ganesha, Garuda, lingga, dan yoni), serta arca Buddha (tiga Dhyani Buddha yang belum selesai). Selain itu, juga ditemukan keramik dan beberapa prasasti. Salah satu prasasti yang ditemukan adalah prasasti Siwagraha. Prasasti ini menyebutkan peperangan antara Raja Balaputra dan Rakai Pikatan. Karena kalah perang, Balaputra melarikan diri dan membangun tempat pertahanan di atas kaki bukit Ratu Boko.

Di sana juga pernah ditemukan lima fragmen prasasti berhuruf Prenagari dan berbahasa Sansekerta, Walaupun tidak utuh, prasasti ini masih bisa dibaca. Isinya berkaitan dengan pendirian bangunan suci Awalokiteswara, salah satu Buddhisatwa dalam agama Buddha, khususnya aliran Mahayana. Dilihat dari bentuk hurufnya, prasasti-prasasti tersebut berasal dari abad ke-8 M.

Selain itu, juga ditemukan tiga prasasti berhuruf Jawa Kuno dalam bentuk Syair Sansekerta. Dua di antaranya memuat tahun 778 Saka atau 856 M, yang berisi pendirian lingga Kerttiwasa dan lingga Triyambaka atas perintah Raja Kumbhaya. Sedangkan prasasti satunya lagi berisi pendirian lingga atas perintah Raja Kalasodbhawa. Prasasti lain yang ditemukan di Ratu Boko adalah sebuah prasasti berbahasa Sansekerta-Jawa, dan sebuah inskripsi (tulisan singkat) pada lempengan emas.

Semburat Senja di Ratu Boko

Ratu boko yang berarti raja bangau, letaknya berada di atas ketinggian suatu bukit memberi nilai lebih pada setiap orang yang mengunjunginya. Selain memanjakan mata dan hati akan keindahan peradaban yang ditinggalkan pada masa silam, kita juga bisa menikmati keindahan kota yogyakarta bagian tenggara yang merupakan area lalu lintas penerbangan karena bandara adi sucipto tepat berada di sebelah baratnya, kemudian candi prambanan yang juga dapat terlihat dari gardu pandang disisi utara dan tidak ketinggalan gunung merapi yang menjulang tinggi di sebelah utara kota yogyakarta yang dipercaya sebagai tonggak awal dan berakhirnya peradaban di sekitar yogyakarta dan jawa tengah (mataram kuno) yang membuat mata dan hati makin tak jemu dengan semua yang disuguhkan.

Di balik misteri dan kesunyiannya, Candi Ratu Boko menyimpan keindahan tersendiri. Ketika senja datang, kita akan menikmati salah satu senja tercantik yang pernah ada. Keindahan semburat senja membentuk siluet candi yang tegas seolah membenamkan misteri begitu saja.

Pemandangan senja saat matahari terbenam dari atas kawasan Bukit Boko tak bisa dilukiskan dengan kata. Di arah utara Candi Prambanan dan Candi Kalasan dengan latar belakang pemandangan Gunung Merapi dengan suasana pedesaan dengan sawah menghijau di sekelilingnya.

Banyak yang mengatakan pemandangan senja di Istana Ratu Boko ini sangat indah, sehingga sayang jika dilewatkan begitu saja ketika kita berada di kawasan wisata tersebut. Dan inilah mungkin yang menjadi daya tarik paling mempesona dari Ratu Boko disamping keindahan situs dan tata letak. Karenanya, potensi yang telah ada dan terjaga ini hendaknya tetap ditopang juga dilestarikan untuk kepentingan Pariwisata, Ilmu Pengatahuan serta Seni dan Budaya. (Danar Widiyanto)

Pecel Daging Penuh Citra Rasa

BANTUL (KRjogja.com) - Makan pecel bagi semua orang pasti sudah biasa, namun pecel daging yang ditawarkan Warung Pecel Cabean di Jalan Parangtritis ini sayang jika tidak mampir dan mencicipinya. Pecel yang disajikan dengan irisan daging sapi dengan cita rasa bumbu yang khas ditambah bangunan eksotis model joglo, dengan penantaan ruang yang artistik penuh keindahan, menambah kenikmatan dalam menyantap pecel cabean.

Pemilik Waroeng Pecel Cabean, Suradi mengatakan pada awalnya adalah keinginan ketika setiap akhir pekan jalan-jalan dan menemukan tempat kuliner bersama keluarga. Dari jalan-jalan tersebut munculah ide membuat kuliner tradisi yang beda dengan yang lainya.

"Disini pecelnya memang biasa, yang membuat luar biasa adalah ramuan khusus yang memang tidak sembarang orang mengetahuinya. Satu porsi pecel berisi sayuran bayam, wortel, toge dan kacang panjang. Ditambah potongan daging sapi yang dipotong kotak-kotak? dan digoreng kering, ditaburi bawang goreng. Di atasnya dua potong lempeng karak," ungkapnya saat ditemui di warung pecelnya Jalan Parangtritis Km.6 Sewon Bantul, Yogyakarta.

Suradi mengatakan pecel ini memang sangat menjadi andalan, terutama sambel pecelnya yang terasa benar kacangnya. Cocok dipadu dengan empal yang manis, plus karak rasanya gurih sebagai sedikit meredam rasa manis empal. Sehingga menghasilkan rasa guris, manis, dan sedikit asin bercampur jadi satu.

Di Woroeng Pecel Cabean ini, kita tidak saja menikmati hidangan, melainkan kita dapat melihat dokumentasi foto-foto Yogya pada masa lalu. Waroeng Pecel Cabean ini, menurut Suradi, ingin mengembalikan tradisi yang hampir punah, dulu kita sering mendatangi warung-warung lesehan sambil ngrumpi, di tempat ini, pengunjung dapat melakukan apa saja.
Dengan kapasitas ratusan kursi , jika pengunjung menginginkan untuk pertemuan bersama sanak keluarga atau sekadar teman, pecel cabean ini melayani semuanya.

Menu hidangan tambahan khas jawa lainnya adalah baceman tahu, tempe dan empal. Disiapkan juga toples-toples berisi rempeyek, krupuk, kacang, dan sebagainya. Jika anda datang pada Sabtu dan Minggu disediakan jajan pasar. Di tempat ini pula disediakan menu makanan umum lainnya adalah aneka sup, mie dan sayur, bakaran, seafood dan masakan bernuansa oriental.

Harga memang berbeda dari warung atau rumah makan lainya. Di Waroeng Pecel cabean harga masih bertaraf standar, dari kantong menengah kebawah pun dapat mencobanya dengan hanya Rp 20ribu per porsi. Yang lebih unik adalah tersedia minuman? tradisional Jawa seperti beras kencur, teh poci dan semacamnya, ada pula limun zaman dulu dengan harga dari mulai Rp. 2.500 sampai Rp.6.000. (Fir)

WARUNG PAK KARMIN BEROK Nasi Goreng dan Babat Gongso Melegenda

KULINER khas Kota Semarang tak sebatas lunpia, bandeng duri lunak atau wingko babat. Ada satu yang cukup melegenda berupa Nasi Goreng Babat Pak Karmin di pinggir Kali Berok, kawasan Kota Lama Semarang.

Bayangkan, nasi Goreng Babat Pak Karmin sudah ada sejak tahun 1954. Dulu warung berupa tenda berada di Alun-alun Barat, tepatnya di depan Masjid Besar Kauman (areal terminal Bemo). Baru setelah era 1970-an pindah di pinggir Kali mBerok (samping jembatan) hingga saat ini dan telah diwariskan ke generasi ketiga, Yanti. Meski Pak Karmin telah meninggal tahun 1970-an namun olahan kulinernya sampai saat ini melekat turun-temurun di hati penikmat kuliner.

Salah satunya adalah Andi MH, warga Kampung Batik Gayam Semarang yang kini menjadi pelanggan Nasi Goreng Babat Pak Karmin.  "Saya kenal warung ini sejak kecil dan diajak makan sama mbah kakung. Favorit saya babat dan iso gongso", ungkap Andy MH.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin memang beda dengan nasi goreng lainnya. Rasanya mantab dan harganya terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah. Sedangkan yang diolah sebagai untuk campuran nasi goreng selain babat, ada juga iso (usus), paru, asren (linpa) dan jantung sapi. Selain disajikan nasi goreng, jeroan sapi tersebut juga bisa diolah dengan digoreng gongso dengan bumbu kecap dan sambal.

Nasi goreng maupun olahan gongso sangat nikmat disantap dengan telur dadar dan acar ketimun.
Cara menyajikannya pun cukup khas. Tidak langsung diletakkan pada piring, melainkan piring dilambari daun pisang.

Menurut Yanti, daun pisang yang dijadikan alas nasi goreng akan mampu menampa kesedapan nasi goreng. Hal ini juga diakui Andy, yang tak pernah melupakan mampir di warung Pak Karmin kendati sebulan sekali. Untuk menikmati sepiring nasi goreng maupun gongso dengan segelas teh hangat hanya Rp 20.000. (Chandra AN)