consaba adalah kata serapan dari bahasa jawa = konsobo,yang artinya disuruh berkunjung,bertamu,ataupun bermain dan bersilahturahmi. dan blog ini saya buat untuk membuat pemabaca teringat suatu kenangan dimana pembaca meninggalkan suatu kenangan. sebab blog saya ini saya buat untuk memuat hal-hal yang berhubungan dengan hoby.......
Tampilkan postingan dengan label wisata kulinerjogja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata kulinerjogja. Tampilkan semua postingan
Minggu, 09 Oktober 2011
Jumat, 16 September 2011
Icip - Icip Brongkos Kesukaan Sultan HB X
YOGYA (KRjogja.com) - Sayur brongkos menjadi salah satu warisan masakan leluhur yang masih terjaga dan menjadi salah satu jenis kuliner yang sangat familier. Namun, bagaimana rasanya menikmati brongkos yang konon menjadi menu favorit raja keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X ? .
Selintas, sayur brongkos di warung ibu Rini yang terletak di daerah bekas pasar burung Ngasem ini tak jauh berbeda dengan yang lainnya. Bumbunya tidak jauh berbeda dengan brongkos pada umumnya. Hanya menggunakan bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, santan kelapa dan kluwak yang membuat warnanya menjadi hitam. Bumbu pelengkap lain adalah kacang, tahu, telur, dan daging sapi
Makanan berwarna coklat kehitaman ini memiliki perpaduan rempah yang sangat kaya sehingga menarik minat para pemburu kuliner. Selain itu, sisi legendaris yang melekat di masyarakat bahwa brongkos ibu Rini
merupakan kesukaan Sultan.
"Konon kata orang-orang sekitar, ada ajudan Sultan yang sering berkunjung kemari dan membawakan brongkos ini kepada beliau. Dari situlah menyebar kabar bahwa brongkos ini merupakan makanan favorit Sultan sehingga banyak orang yang penasaran dan berdatangan," ujar ibu Rini.
Salah satu pengunjung yang menikmati sayur brongkos ini, Wawan, mengaku bahwa sayur brongkos di warung tersebut memang istimewa.
"Sensasinya itu lengkap karena ada perpaduan rasa manis, gurih dan pedas. Ditambah pula campuran daging sapi dan kacang yang semakin
membuat nikmat," katanya.
Jika anda tertarik menikmati brongkos khas Yogyakarta di warung ibu Rini, anda bisa mengunjungi kawasan bekas pasar burung Ngasem. Tenang saja, harga masakan ini tidak akan mengurangi kenikmatan ketika menandaskannya karena seporsi cukup membayarnya dengan delapan lembar uang seribuan atau menambahkan empat lembar lagi jika memilih lauk yang lain.
Yuk.....Nikmati Soto Pak Yo Giwangan
YOGYA (KRjogja.com) - Bila sedang berada di daerah Giwangan Yogyakarta, dan perut anda keroncongan, tidak ada salahnya mencoba menu sarapan Soto Pak Yo Giwangan. Warung soto yang berada tepat di seberang SD N Giwangan Jalan Sorogenen Umbulharjo ini memang hanya buka pada pagi hari.
Dengan merogoh kocek Rp4.000, anda sudah dapat menikmati semangkok soto khas Pak Yo. Anda dapat memilih jenis soto yang ada, yakni soto ayam kampung, atau soto babat. Kuah yang cukup kental, dan irisan tahu goreng menjadi salah satu yang khas dari soto yang sudah ada sejak 1996 ini.
Berbagai macam lauk-pauk tambahan tersedia di warung ini. Sate usus, sate jerohan, dan sate telur puyuh adalah salah satu andalannya. Sementara, gorengan seperti bakwan, tempe goreng, tahu goreng, maupun tahu bacem, hingga peyek teri dapat kita santap sebagai pelengkap hidangan.
Menurut Pak Yo, setiap hari dirinya berjualan usai melaksanakan shalat subuh. Pria asal Wonosari Gunung Kidul ini mengaku warungnya hanya buka sampai sekitar jam 10.30 pagi, karena biasanya dagangannya sudah habis. Setiap hari ia berjualan dibantu oleh isteri dan seorang anaknya.
"Kalau hari-hari biasa, ya kurang lebih 100 mangkok bisa saya jual. Tapi kalau hari Minggu bisa dua kali lipatnya, atau sekitar 200 mangkok," tuturnya.
Selasa, 13 September 2011
Nasi Rames 'Ndeso' Mbok Tris Bikin Ketagihan Minggu, 16 Januari 2011

MAGELANG (KRjogja.com) - Jangan mengklaim sebagai pecinta kuliner sebelum mencoba nasi ramer di Warung Makan Mbok Tris tepatnya di samping kolam renang Pisangan, Jalan Raya Magelang - Candimulyo KM 0,5 Magelang.
Pengunjung tidak hanya merasakan kelezatan masakan, namun suasana kekeluargaan yang tercipta.Bahkan, pelayanan yang maksmial. Suasana warung Mbok Tris ditanggung bersih, sejuk dan longgar. Layanan super prima diberikan oleh pelayan nan cantik dan wangi. Selain itu, lahan parkir yang luas.
Menu istimewa yang ditawarkan nasi pecel, aneka sayur ikan air tawar pedas, opor ayam hingga mie goreng. Semua menu ndeso dan tentu dengan resep ndeso pula. Jangan skeptis, kendati serba ndeso soal rasa pasti akan sepakat menilainya sangat deligius.
Menu unggulan dari mbok Tris, yang telah eksis di dunia kuliner sekitar 40 tahun lalu itu adalah nasi rames. Rahasia dari kenikmatan rasa adalah tetap konsisten menggunakan resep bumbu dapur warisannenek moyang. Dan pada urusan pembakaran saat memasak, menggunakan
kayu bakar. Urusan harga sangat damai dan tidak usah khawatir bakal membuat dompet kempes dan pantat gatal.
Buka sekitar pukul 8.00 pagi hingga sore hari, warung yang bersebelahan dengan kolam renang Pisangan ini selalu dipadati para pemanja lidah. Kepadatan akan semakin menjadi saat jam makan siang. Para karyawan kantor di Kota Magelang berjubel untuk makan. Tidak ketinggalan para pandemen masakan dari luar kota yang kangen dengan masakan mbok Tris.
Ada cerita menarik. Sebelum menetap berada di lokasi yang sekarang, warung mbok Tris sempat beberapa kali berpindah. Pindahan hanya bergeser di sepanjang jalan tersebut. Kepindahan itu tidak lepas darikeinginan pemilik tanah atau bangunan, yang disewa untuk berjualan agar selaris mbok Tris. Namun, pelanggan adalah pelanggan yang tetap mencari warung mbok Tris. (Osy)
Gurihnya Ayam Ungkep Khas Warung AU Minggu, 27 Maret 2011

YOGYA (KRjogja.com) - Bosan dengan suasana restoran dan kafe, para pecinta kuliner dapat menikmati sajian ayam ungkep di Warung Ayam Ungkep (AU). Warung ini mengusung konsep tradisional dengan menu andalan ayam ungkep ditambah menu lainnya seperti sayur asem, tempe garit, nasi pecel dan sejumlah menu penyetan sebagai menu alternatif untuk Anda yang vegetarian.
"Kami sajikan menu yang memang populer di lidah masyarakat kita. Dan yang spesial adalah Ayam Ungkep dari ayam kampung pilihan,” ujar pemilik Warung AU, Ani Rohmani diwarungnya yang berlokasi di di Jalan Jambon No. 46 Kragilan Jatimulyo Yogyakarta, Sabtu (18/12)
Ani menjelaskan ayam ungkep ini disajikan dengan cara digoreng dilengkapi dengan sambal korek dan lalapan berupa mentimun, daun ketela dan kemangi, serta disajikan dengan piring gerabah yang dilapisi daun pisang.? Ini menjadikan sajian terasa lebih istimewa. Semua masakan yang disajikan di warung ini terbebas dari tambahan vetsin dan nasi yang terbebas dari campuran zat kimia.
Ayam Ungkep adalah ayam kampung yang proses pengolahannya dengan cara diungkep. Sebuah tradisi memasak yang banyak digunakan oleh nenek moyang jaman dulu. Proses pengolahan dengan cara seperti ini menghasilkan daging yang empuk dan bumbu yang meresap. Menggunakan resep ingkung ala kampung menjadikan rasa yang lebih gurih dan lezat. ”Sedangkan untuk minuman, kami menyediakan minuman tradisional berupa teh gelas, teh poci, kopi, bajigur, bandrek, dan lain-lain” tambahnya. Untuk harga ayam lengkap/utuh Rp. 50 ribu saja.
“Soal rasa, meskipun tanpa vetsin kami tetap memberikan cita rasa yang tinggi, dan sambalnya pas untuk Anda yang menyukai rasa pedas,” katanya berpromosi.
Warung ini juga menjual Ayam Ungkep sebelum digoreng. dijual dalam bentuk beku dan dapat digoreng kapanpun Anda inginkan. Cocok untuk persediaan lauk di rumah. Cukup dimasukkan dalam freezer dan dapat bertahan hingga 1 bulan.
Sebelum membuka warung ini, Ayam Ungkep sudah melayani konsumen dengan memanfaatkan kediaman Ani Rahmani di Perum Nogotirto Asri No 35 Karangtengah Nogotirto Gamping Sleman. Namun, sifatnya masih melayani pembelian untuk dibawa pulang.? ”Berdirinya warung ini menjawab keinginan banyak konsumen untuk bisa menikmati di tempat kami,” lanjutnya.
Disebut warung karena konsep tempat yang dibuat sangat sederhana, dan dilengkapi cakruk atau tempat khas untuk nongkrong orang desa yang berada di lokasi antara sawah dan kebun. Keberadaan cakruk ini menjadikan suasana warung ini menjadi sejuk dan nyaman sekaligus menambah kenikmatan dalam menyantap sajian menu warung ini.
“Kami ingin memaksimalkan potensi alam, memberikan sajian yang lezat dan sehat dan menghindari bahan-bahan yang banyak mencemari lingkungan,” pungkasnya. (Fir)
JALANAN ASPAL membelah rimbunnya pepohonan di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Tepatnya, menuju Objek Wisata Kebun Buah Mangunan Kec

JALANAN ASPAL membelah rimbunnya pepohonan di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Tepatnya, menuju Objek Wisata Kebun Buah Mangunan Kecamatan Dlingo Bantul Yogyakarta. Di sepanjang jalan itu anda akan dimanjakan pemandangan alam nan elok.
Lokasinya memang di atas perbukitan terjal. Namun di objek tersebut anda bisa menikmati indahnya alam sembari naik angsa kayuh di dalam danau seluas 0,4 hektare. Dengan hanya merogoh kocek Rp 10 ribu anda diberi kesempatan naik angsa kayuh untuk mengelilingi danau.
"Bila pengunjung banyak, sekali bayar bisa mengelilingi danau tiga kali, tetapi bila sepi silahkan memakai sepuasnya," jelas Manajer Kebun Buah Mangunan, Sumadi awal pekan lalu.
Menikmati angsa kayuh akan lebih berkesan bila bersama bersama buah hati dan keluarga. Selain lokasinya aman karena danau tak terlalu dalam, pemandangan alam khas pengunungan yang belum banyak dijamah orang, akan semakin membuat pengunjung kerasan. Puas bercengkerama di atas angsa kayuh di danau, bisa mencoba kolam renang mini.
Dari kolam itu pengunjung juga bisa secara langsung menikmati rimbunnya pepohonan di bukit di sekelilingnya. Cukup mengeluarkan uang Rp 2.000, pengunjung diberi kebebasan main air sepuasnya.
Meski lokasinya di pegunungan, jangan khawatir masalah kebersihan. Pengelola menjamin kolam khusus anak dan remaja itu bebas kuman. Kebun Buah Mangunan, selain objek wisata alam boleh juga disebut wisata pendidikan. (Sukro Riyadi)
Menikmati Danau di Atas Bukit
Selasa, 10 Mei 201
Langganan:
Postingan (Atom)